Header Ads

Janji Allah SWT Ketika Kamu Menyantuni Anak Yatim

HIKMAH - Kisah ini di ceritakan oleh seorang hamba Allah yang enggan di sebut namanya, Kala itu ia beserta istrinya tinggal di sebuah perdesaan yang jauh dari keramain kota. Walaupun hidup serba pas-pasan, kedua pasangan ini selalu menyisihkan sedikit rezekinya untuk di berikan kepada anak yatim, yang kebetulan tinggal di sebelah rumahnya.

Suatu ketika, Pagi itu pasangan tersebut tinggal mempunyai uang Rp 25.000,- rupiah saja yang sudah di rencanakan untuk beli beras cukup untuk di konsumsi dua hari sembari menunggu gajian. Namun saat hendak belanja beras, sang anak yatim menangis di marahi sang nenek lantaran meminta uang untuk membayar SPP sekolah yang sudah menunggak 5 bulan. Karena sang nenek yang keseharianya hanya merajut kain untuk taplak meja kiranya belum punya uang sejumlah itu. Maka marahlah sang nenek hingga membuat bocah tersebut menangis.

Melihat itu, Pasangan ini berhenti sejenak dan mengurungkan niatnya untuk beli beras.

Sang istri bertanya kepada suami, yah... aku gak tega melihat bocah itu menangis, bagaimana kalau uang jatah beli beras ini kita berikan saja, toh kita masih ada sedikit beras dan indomie. Sang suamipun menjawab, berikan saja bu.. biar anak itu berhenti menangis dan lekas berangkat sekolah, kasihan nanti dia keburu telat.

Sang istri lalu memberikan uang itu kepada sang bocah. Setelah itu sang suami pamit untuk kerja. Bu.... aku berangkat dulu ya, sang istripun menjawab, ya yah.... hati-hati di jalan ya.

Saat dalam perjalanan hamba tersebut mendapat telefon dari temannya dan memberikan kabar jika rumah yang di tawarkan  kemarin sudah deal. Saat itu ia di suruh ke rumah untuk mengambil uang persen sebagai perantara. Hamba tersebut lalu menuju kerumah rekanya. Ketika menerima jatah persen tersebut ia kaget dan bertanya kepada temanya. Lha ini kok banyak banget jatah saya... temannyapun menjawab, itu memang jatahmu sesuai dalam perjanjian jadi di terima aja. Subhanallah,, puji syukur dan haru hamba lalu sujud dan segera mengabari istrinya jika mendapat rezeki sebesar Rp 23 juta.

Betapa Allah SWT membalas kebaikan dan  bahkan Allah menjajikan akan memberi rezeki yang melimpah bagi orang-orang yang mau dan ikhlas membantu anak yatim

Seperti dalam hadist ini:
Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.

Hadits ini menunjukkan betapa besarnya pahala dan  keutamaan bagi orang yang dengan ikhlas menyantuni anak yatim.(Wahyu Nugroho)

No comments

Powered by Blogger.