Header Ads

Astana Mangadeg Makam Pangeran Sambernyawa, Antara Ziarah dan Pinuwunan Drajat Pangkat

Makam Raden Mas Said Raja Mangkunegara l yang akrab di sapa Pangeran Sambernyawa.
Teropongmalam.com - Astana Mangadeg, di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tempat peristirahatan terakhir Raden Mas Said yang mempunyai nama kecil Eyang Gusti Aji sang raja Mangkunegoro l yang akrab disapa Pangeran Sambernyowo.

Nama Astana Girilayu itu sendiri hingga saat ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Soloraya maupun masyarakat luas. Tempat pemakaman trah Mangkunegaran itu terletak di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar.

Anggota keluarga inti kraton Mangkunegaran juga dimakamkan di puncak bukit Mangadeg tersebut. Yang terbaru, jenazah putri dalem K.G.P.A.A. Mangkunagoro VII, G.R.Ay. Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Koesoemowardhani Soerjosoejarso atau Gusti Noeroel,juga  dimakamkan di astana tersebut.

Penjaga Astana Girilayu, Harso, Kamis (7/4/2017) malam, kepada teropongmalam.com mengatakan Astana Girilayu berasal dari kata Astana dan Girilayu.
Astana yang mempunyai makana tempat pemakaman, sedangkan Girilayu diambil dari nama desa di wilayah astana tersebut.

"Jika inging berziarah dan menuju Astana Girilayu harus serba hati-hati.  Sebab jalan untuk menuju puncak bukit Mangadeg, selain  menanjak juga berkelok-kelok. Maka di himbau saat musim penghujan,  masyarakat untuk berziarah untuk istirahat menunggu hujan reda dahulu,"terang Harso.

Lebih lanjut, Rata-Rata banyak peziarah adalah dari kalangan pejabat, namun juga dari kalangan masyarakat umum dari berbagai daerah. Bahkan dulu Almarhum K H Abdul Rahman Wahid yang juga pernah menjabat sebagai Presiden RI sering ziarah di makam ini.

"Biasanya pejabat yang ziarah mas. Biasanya mereka berdoa disini untuk meminta agar lancar dan dapat jabatan. Namun yang perlu di ingat, disini hanya tempat lantaran saja, karena semua atas ke hendak Allah SWT,"pungkas Harso. (Dian Anggraeni)

No comments

Powered by Blogger.