Header Ads

Kisah Nyata: Jika Kau Selalu Sakiti Istrimu, Biarlah Aku Yang Menjaganya

TM,Alkisah - Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Semarang, sebut saja di Desa A. Saat itu ada sepasang suami istri yang setiap harinya bertengkar. Sebut saja pasangan tersebut Melati dan Kumbang, mereka menjalani rumah tangga lebih kurang 14 tahun. Dari buah cinta mereka di karuniai 5 orang anak di antaranya 2 lelaki dan 3 perempuan.

Diketahui, Kumbang bukan suami yang baik' dia tidak bekerja dan setiap harinya hanya mabuk-mabukan dan berjudi. Beruntung Melati selalu tabah dan sabar menghadapi tabiat buruk suaminya. Meskipun dalam keseharianya dia mendapat perlakuan yang tak manusiawi dari pujaan hatinya sendiri. Tak hanya itu, sejak awal pernikahanya ia tak pernah di beri nafkah. Untuk menafkahi anak-anaknya ia memanfaatkan ke ahlianya yaitu membuka usaha salon rias pengantin. Walaupun dengan hasil yang tak seberapa, namun setidaknya cukup untuk menafkahi anak-anaknya yang masih kecil. Seiring berjalanya waktu, usaha salon yang ia rintis akhirnya membuahkan hasil serta sedikit demi sedikit Melati bisa menabung dengan harapan untuk membeli rumah.

Namun harapan dan perjuanganya seakan sirna bagaikan debu di terjang ombak. Pasalnya hasil jerih payahnya tanpa ia ketahui di ambil oleh suaminya untuk berjudi, mabuk-mabukkan serta main perempuan.

Melati hanya bisa pasrah dan berdoa kepada sang pencipta dan di setiap doanya dia hanya memohon agar sang suami yang ia cintai untuk bisa bertaubat.
Namun harapannya sia-sia, karena sang suami bukanya bertaubat justru malah semakin hari semakin menjadi. Melatipun hampir putus asa, hingga akhirnya pada suatu hari ada seorang duda, sebut saja ia Janoko yang datang serta mengisi hidupnya.

"Saat itu hampir tak kuat lagi saya menjalani hidup ini. Saat paling menyakitkan saat anak-anakku menangis minta makan. Aku tak punya uang lagi, karena uang hasil usahaku salon selalu di ambil suamiku,"ungkap Melati kepada Teropong Malam saat di temui di rumahnya baru-baru ini.

Lebih lanjut Melati menceritakan, Saat masa-masa ia hampir putus asa, datanglah seorang lelaki yang memasuki dalam kehidupanya. Sejak saat itu beban hidupnya sedikit berkurang lantaran ia bisa mencurahkan beban hidupnya kepada Janoko. Ia pun sadar sebenarnya itu hal yang salah karena dia masih berstatus seorang istri.

"Hari demi hari saya menjalin komunikasi dengan mas Janoko, hingga akhirnya aku seperti merasa nyaman karena mendapat kasih sayang yang selama ini tak kudapat dari suamiku,"tutur melati dengan wajah memerah saat menceritakan pengalaman pahitnya.

Ketika itu saya merasa nyaman dengan Janoko hingga akhirnya saya memutuskan untuk bercerai dengan suami dan menikah dengan mas Janoko. Alasannya aku mengambil keputusan tersebut karena selain saya merasa nyaman, anak-anakku juga akrab dengan mas Janoko.
"Walau perceraian sebenarnya perceraian itu tidak disukai tuhan namun aku tak ada pilihan lain. Akupun akhirnya memberanikan diri menemui suamiku untuk meminta cerai. Saat aku mengatakan ingin minta cerai, suamikupun marah dan menghajarku habis-habisan hingga tulang tangan kananku retak,"ungkapnya.

Saat peristiwa itu terjadi, tanpa kusadari mas Janoko mendengarkan dari luar rumah. Ia pun tiba-tiba masuk kerumah dan mengatakan..... "Eh kamu jadi lelaki jangan se-enaknya. Daripada kamu sia siakan istrimu dalam waktu dekat istirmu akan aku nikahi. Jadi tolong ceraikan dia, jika kamu tidak mau kubunuh kamu- biar aku masuk penjara aku rela menjalani demi wanita sebaik istrimu". Suamikupun di hajar oleh mas Janoko.

"Saat itu saya terkejut ketika mas Janoko tiba-tiba masuk rumah. Setelah sedikit berucap, ia-pun langsung menghajar suamiku,"ucap Melati.
Tiga bulan kemudian akhirnya Melati dan Kumbang, ia-pun akhirnya menikah dengan Janoko.

"Setelah saya cerai dengan suami, sayapun akhirnya menikah dengan Mas Janoko. Alhadulillah tuhan mendengar doaku, di masa-masa tuaku ada seorang lelaki yang menyayangiku dengan sepenuh hati. Hingga saat ini kami hidup bahagia mengarungi rumah tangga," pungkasnya.

Kisah ini di ambil dari kisah nyata, yang secara sengaja nama kami samarkan. Untuk sahabat Teropong Malam hendaknya sayangilah istrimu, karena ia adalah belahan jiwamu. Seperti pepatah mengatakan "Jangan sentuh hati wanita bila hanya
membuatnya kecewa,
Jangan memberikan harapan bila tidak
bisa memberi kelanjutan".
Sesungguhnya Wanita adalah makhluk yang unik dan istimewa. Sungguh, wanita sangat dimuliakan dalam Islam. Bahkan dalam Al-Qur’an banyak menjelaskan hukum yang dikhususkan untuk wanita, hal ini bukan dikarenakan kaum wanita itu lemah dan banyak kekurangan, melainkan karena Allah sangat peduli dan sayang pada wanita yang beriman.
Dari Abdullah bin ‘Amr Radhiallahu ‘Anhuma bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihiwassalam bersabda:
“Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shalallahu ‘alayhi Wasallam bersabda: “Berbuat baiklah kepada Wanita, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari Tulang Rusuk, dan sesungguhnya Tulang Rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Maka sikapilah para Wanita dengan baik.” (HR al- Bukhari).
Yang perlu di ketahui sahabat Terpong Malam, hendaknya binalah rumah tangga kalian dengan penuh kasih sayang dan keimanan.

HR. Maisarah bin Ali
“Barang siapa menggembirakan hati istrinya, maka seakan-akan ia menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis karena takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya masuk neraka. Sesungguhnya ketika suami istri saling memperhatikan, maka Allah akan memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Saat suami memegang telapak tangan istri, maka bergugurlah dosa-dosa suami istri itu lewat sela-sela jari mereka.”.

Salam Teropong Malam.(Wahyu Widodo)

No comments

Powered by Blogger.