Header Ads

Misteri Ritual Sex Pencari Pesugihan di Gunung Kemukus, Berawal Kisah Asmara Pangeran Samudro dengan Ibu Kandungnya

Makam Pangeran Samudro.
Teropong Malam - Gunung Kemukus sebuah gunung yang kental dengan misteri pesugihan hingga saat ini masih melegenda di telinga masyarakat. Gunung ini terletak di Sragen tepatnya di Desa Pendem, Kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen, 30 km sebelah utara Kota Solo.

Banyak masyarakat yang sedang mengalami kesulitan datang ke gunung ini untuk mencari kekayaan dengan instan. Mereka meyakini akan menjadi kaya raya setelah menjalani berbagai ritual di gunung ini. Prosesi ritualnyapun cukup mengejutkan, mereka saling bertukar pasangan dan selanjutnya melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

Wagiman (bukan nama sebenarnya) warga Solo mengaku usahanya sukses setelah menjalani sejumlah ritual di Gunung Kemukus. Namun setelah sukses ia juga masih harus memenuhi janji, yakni membantu pasanganya semasa melakukan ritual di Gunung Kemukus.

" Setelah sukses saya masih harus memenuhi janji salah satu syarat saat mencari pesugihan. Janji itu adalah membantu pasangan saya yang tak lain istri dari teman saat bersaman mencari pesugihan. Karena dari ritual yang kita lakukan tidak semua berhasil, dan jika salah satu berhasil harus membantu,"ujar Wagiman kepada Teropong Malam, baru baru ini.

Ia menambahkan, meskipun kini dirinya sudah sukses bukan berarti tak lagi berkunjung di tempat ini.

"Saya masih sering berkunjung di tempat ini mas, tepatnya pada malam Jumat Pon ataupun Jumat Kliwon dengan tujuan ziarah ke Makam Pangeran Samudro,"ungkapnya.

Terpisah, Tarman warga asal Sragen, ia mengaku sering berkunjung ke Gunung Kemukus. Namun dalam kunjunganya bukan untuk mencari pesugihan ataupun ziarah melainkan untuk berburu PSK.

"Wah kalau saya sih gak percaya gitu-gituhan mas, apalagi pesugihan- amit amit jabang bayi. Saya kesini hanya mencari PSK saja. Kebetulan saya sudah menduda lama, hahaha..,"ketusnya saat di wawancara Teropong Malam.

Sisi lain berbeda dengan penuturan seorang Paranormal asal Ambarawa, Mbah Pram. Menurutnya ritual sex sebagai syarat untuk mencari pesugihan tersebut hanyalah legenda masyarakat saja yang akhirnya di yakini. Padahal jelas perbuatan tersebut sesat dan di larang agama.

"Itu hanya orang orang yang tak beriman saja mas. Masak ada to pesugihan, pingin sugih (Kaya) yang giat bekerja,"tandasnya.

Ritual sex sebagai syarat ritual untuk mencari pesugihan melegenda sejak zaman dulu. Menurut cerita masyarakat hal tersebut bermula pada saat seorang Pangeran dari Kerajaan Majapahit yang bernama Pangeran Samudro di usir oleh sang ayah lantaran jatuh cinta dengan ibunya sendiri yakni Dewi Ontrowulan. Mengetahui kisah asmara tersebut, sang ayah murka dan mengusir Pangeran Samudro.

Setelah di usir pangeran Samudro meninggalkan kerajaan dan pergi ke barat tanpa tujuan. Dalam perjalananya, sampailah ia di Gunung Kemukus. Tak lama kemudian sang ibu (Dewi Ontrowulan) menyusul putranya ke Gunung Kemukus. Setelah bertemu mereka melapas kerinduan dan melakukan hubungan intim layaknya suami istri di tempat ini.
Saat memadu kasih, antara anak dan ibu ini diketahui oleh warga sekitar. Melihat itu warga marah dan ramai ramai merajam hingga akhirnya Pangeran Samudro dan Dewi Ontrowulan meninggal dunia.
Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Pangeran Samudro meninggalkan pesan.

" Manusia manusia kejam, siapapun kelak yang mau melakukan hubungan suami istri dengan bukan mukrimnya di tempat ini, saya berjanji akan kabulkan segala keinginanya,"ucap pangeran Samudra.

Itulah asal mula masyarakat meyakini dengan melakukan hubungan intim di Gunung Kemukus untuk mencari Pesugihan. Kisah ini di ambil dari cerita masyarakat yang hingga saat ini melegenda. Untuk kebenaranya hanya Tuhan Yang Maha Esa Yang Mengetahui. Perlu di ingat bahwa mencari pesugihan adalah sesat dan dilarang agama. (Wahyu Widodo)

No comments

Powered by Blogger.