Header Ads

Menjalin Cinta Dengan "PK", Aku Akan Merawat Anakmu Jika Itu Darah Dagingku

Ilustrasi.
TM, Kisah Nyata - Aku ingin bertanggung jawab jika itu benar anakku, itulah kata terucap dari mulut AR (23) salah satu pemuda di wilayah Kabupaten Semarang. Ia mengaku sejak setahun lalu menjalin hubungan dengan seorang gadis, sebut aja Melati (23) yang juga warga di Kabupaten Semarang.

Singkat cerita, Melati di ketahui bekerja di sebuah tempat Karaoke yang berada di komplek Rejosari, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, atau yang di kenal "Sembir".

AR dan Melati adalah sepasang sejoli yang sedang di landa asmara tanpa mempedulikan status ataupun riwayat masing-masing. Seperti di ketahui Melati masih berstatus bersuami dan mempunyai satu orang anak.

Namun saat itu tidak menyurutkan hati AR untuk mencintai Melati. Karena sudah saling cinta, akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal serumah di tempat kost. Tanpa ia sadari akhirnya Melatipun berbadan dua dan saat ini sudah melahirkan.

Sejak kehamilan Melati, rupanya membuat hubungan mereka jadi cengkah/retak.  Lantaran AR mengetahui jika sang pujaan hati ternyata banyak mempunyai kekasih dan dari pengakuan beberapa pria pernah menidurinya. Itulah awal perseteruan kisah asmara mereka, semakin hari AR semakin menjauh karena merasa sakit hati lantaran cintanya di hianati.

Karena lama tak mengunjunginya, akhirnya Melati dengan di dampingi mantan kepala desa meminta pertanggung jawaban atas kehamilanya. Saat itu, karena dalam tekanan AR pun menyepakati apa keinginan dari Melati.
Namun karena kondisi AR yang pas-pasan, sehingga belum bisa memenuhi permintaan dari pihak keluarga Melati, karena harta dan uang bahkan motor miliknya sudah habis terjual untuk memenuhi kebutuhan melati saat mereka masih menjalani hidup bersama.

Keadaanpun jadi semakin panas dan tidak kondusif, pasalnya pihak keluarga Melati mengancam dan menekan keluarga AR. Dengan kejadian itu, sang Ibunda AR pun di cekam rasa ketakutan. Karena merasa terdesak akhirnya AR pun meminta bantuan saudaranya untuk mendampinginya meluruskan permasalahan ini agar pihak keluarga Melati tak lagi meneror keluarganya.

Dengan di dampingi saudaranya, AR pun memutuskan mendatangi ke Kepala Desa di mana tempat Melati tinggal. Dari hasil pertemuan tersebut AR memutuskan untuk di lakukan test DNA agar dia mengetahui bocah tak berdosa tersebut darah daging siapa. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji apakah benar Melati setia dengan dirinya atau tidak, karena mengingat Melati banyak berhubungan dengan pria hidung belang. Dia berujar, setelah mendapat hasil kejelasan dari test DNA baru akan memutuskan. Jika memang benar itu darah dagingnya, AR berjanji akan merawatnya, namun jika bukan darah dagingnya, ia berencana akan melaporkannya ke pihak berwajib, atas ancaman dan pencemaran nama baik serta dugaan pemerasan.(Wahyu Widodo)

No comments

Powered by Blogger.