Header Ads

Sopo Iku Damar Wulan, Berikut Cerita Singkatnya

TM - Sejarah, babad, hikayat, riwayat, atau tambo dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau asal-usul (keturunan) silsilah, terutama bagi raja-raja yang memerintah. Adapun ilmu sejarah adalah ilmu yang digunakan untuk mempelajari peristiwa penting masa lalu manusia.
Pengetahuan sejarah meliputi pengetahuan akan kejadian-kejadian yang sudah lampau serta pengetahuan akan cara berpikir secara histories.
Dalam menulusuri lahirnya Damarwulan memang banyak yang sumber-sumber yang berbeda mengenai tulisan-tulisanya. Pada cerita ini saya mencoba menulis lahirnya damarwulan dalam versi yang berbeda. Karena hipotesa yang berkembang tidak sependapat dengan apa yang telah saya dapatkan.

Dalam kisah ini saya akan mengawali lahirnya Damarwulan, seseorang yang pernah menjadi abdi Raja di Kerajaan Majapahit . Memang banyak versi tentang lahirnya damarwulan namun disisi lain saya juga meyakini hal ini, tentunnya beberapa penulispun lainya juga mempunyai banyak referensi tentang seseorang yang pernah mengalahkan Menak Jinggo yang pada waktu itu menguasai Blambangan. Cerita ini saya dapatkan dari seorang kakek yang menjadi juru Kunci sebuah {Sumur Gede} yang ada di desa Puri Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang, beliau bercerita tentang lahirnya Damarwulan di Mojogulung yang sekarang menjadi Desa Karangmojo Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Beliau {kakek} adalah juga seorang dalang ruwat, dan sekaligus dalang wayang krucil.
Kisah sumur Gede yang ada didesa puri mengawali semua sejarah lahirnya damarwulan, Nama sumur gede diambil dari salah seorang perangkat/pejabat majapahit yang dituduh oleh para rekanya pada waktu itu, beliau {ki Ageng} yang memilih menyendiri dan menjauh dari kehidupan politik di majapahit, Ki Ageng mengatakan kepada rekanya bahwa ki Ageng mengabdi di kerajaan majapahit adalah benar-benar dengan rasa tulus, { aku iki wong wis ora duwe ko malah di arani pek pinek barang pinek, atau korupsi kalo istilah sekarang } akhirnya dia memilih menyendiri dan meninggalkan kerajaan, dia pergi ke sebuah tempat dan hidup bersama keluarganya. dan pada akhirnya di kunjungi oleh patih maudoro berserta istrinya yang memang sedang hamil, sepulang dari kunjungan tersebut istri dari patih maudoro di tengah perjalanan mersakan sakit diperutnya dan memutuskan untuk istirahat, dan ternyata saat itu telah lahir si jabang bayi yang dibarengi dengan munculnya bulan... dan akhrnya lahirlah DAMARWULAN orang yang sakti mandraguna.(Wahyu Widodo)

No comments

Powered by Blogger.