Header Ads

Misteri Gunung Tidar Sebagai "Patrine" Tanah Jawa, Berikut Cerita Singkatnya

Tim Teropong Malam saat berada di Puncak Tidar.
TM, Mitos - Gunung Tidar adalah gunung yang berada di tengah-tengah Kota Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan militer karena banyaknya kegiatan Akademi Militer yang dilakukan di situ.

Di gunung tidar juga terdapat petilasan Syech Subakir, yang pada zaman dulunya adalah seorang utusan dari tanah Iran yang datang ke Tanah Jawa karena perintah dari Sultan Muhammad I (Sultan asal Turkey, tempatnya di Istanbul).

"Di utusnya Syeh Subakir di Gunung Tidar ini dulunya mendapat petunjuk Melalui mimpi. Karena di rasa sebuah amanah, akhirnya Sultan Muhammad I  mengutus seseorang untuk menetralkan Tanah Jawa dari bangsa jin dan makhluk halus. Selain itu juga untuk menyebarkan ajaran Islam ke seluruh Tanah Jawa,"kata Ridwan warga Purworejo saat di konfirmasi Teropong Malam, Jumat (2/03/2018).

Di tambahkan, selain petilasan Syech Subakir juga terdapat petilasan atau sebagian orang menyebut makam dari Kyai Sepanjang. Selain itu juga terdapat  lapangan yang di atasnya berdiri kokoh monumen Akademi Militer yang menjulang tinggi. Lapangan ini juga digunakan sebagai tempat para Taruna melaksanakan salah satu prosesi pendidikannya.

"Di tengah-tengah lapangan terdapat sebuah tugu kecil putih berpagar besi. Titik inilah yang secara kosmik menjadi simbol pakunya Pulau Jawa, yang membuat tanah Jawa tetap tenang dan aman.Terdapat sesajen dan  dupa yang dibakar dibawah tugu ini,"Tambah Ridwan.
Di sisi timur lapangan puncak Gunung Tidar, terdapat sebuah pohon beringin besar. Di bawah pohon ini terdapat sebuah nisan marmer kecil bertuliskan Petilasan Pangeran Purbaya. Konon  tempat ini pernah digunakan sebagai tempat bertapa Pangeran Purboyo.

"Situs makam yang lain berada di puncak Tidar sisi tenggara. Cungkup makam  berbentuk kerucut berwarna kuning, mirip tumpeng raksasa. Ada yang meyakini disinilah makam Sang Hyang Ismoyo atau Kyai Semar Jin penguasa Gunung Tidar,"terangnya.
Warung kopi tempat nongkrong di atas Gunung Tidar.

 Dari pantauan TM , pada malam hari nampak banyak peziarah yang datang. Nah.... saat ini juga banyak warung untuk nongkrong saat kita tiba di puncak Gunung Tidar.(Wahyu Widodo)

No comments

Powered by Blogger.