Header Ads

Di Usir dari Kerajaan Caringin Kurung, Dewi Anggrati Putri Diberi Nama Nyi Blorong dan Sesatkan Manusia Dengan Pesugihan

Foto Ilustrasi, Sumber Foto: Net
TM,Misteri - Pantai selatan, rasanya mendengar kata itu merinding ya guys..... Meskipun keindahan panorama alamnya kian memikat, namun hingga saat ini dibaliknya masih kental beredar kisah misteri dikalangan masyarakat.

Ketika mendengar nama Pantai Selatan tentunya selalu melekat dengan kisahnya Nyiroro Kidul yang di percaya masyarakat sebagai sosok penguasa yang berparas cantik dan berwibawa.

Nah? Dalam artikel kali ini TM tidak akan membahas tentang Nyiroro Kidul, melainkan Nyi Blorong. Dari hasil liputan tim TM yang menggali informasi dari berbagai sumber menyebutkan tentang sosok Nyi Blorong yang juga sosok legenda dalam mitologi bangsa Indonesia yang hingga saat ini masih cukup populer dan diperbincangkan.

Seperti legenda yang beredar, Nyi Blorong adalah sesosok wanita berparas cantik dengan badan separuh ular sebagai panglima terkuat di kerajaan ghaib pantai selatan. Selain tegas dan sakti mandraguna, Nyi Blorong juga banyak mempunyai prajurit sebangsa jin yang juga sakti digdaya dan hebat.

Menurut dari keterangan sejumlah para praktisi supranatural, Nyi Blorong mempunyai nama asli Nyimas Dewi Anggatri putri keturunan dari Raja Caringin Kurung ke 11, Prabu Jaya Cakra.

Masa kecil Nyimas Dewi Anggatri Putri adalah sosok yang baik dan cantik. Namun seiring jalannya waktu, ironis karena dibesarkan di lingkungan kraton, Nyimas Dewi Anggatri menjadi sesosok yang sombong, jahat dan angkuh.

Tak suka melihat kelakuan dan keangkuhannya, keluarga besar kratonpun akhirnya mengusir Nyimas Dewi Anggatri untuk di asingkan , dengan harapan agar berubah menjadi baik.

Pada masa itu, malam hari pihak kerajaan memutuskan untuk mengasingkan Nyimas Dewi Anggatri, pagi harinya langsung di usir dari kerajaan Caringin Kurun.

Pagi itu, tetes air mata mengalir dari mata Nyimas Dewi Anggatri bak bagaikan hujan di musim kemarau. Iapun melangkahkan kakinya meninggalkan kerajaan dan setapak demi setapak ia lalui.

Saat dalam perjalananya yakni di sebuah hutan nan lebat, tanpa sengaja ia melalui pintu gerbang kerajaan ghaib. Tanpa ia sadari Nyimas Dewi Anggrati pun mengikuti jalan setepak demi setapak hingga membawanya masuk ke dalam istana nan megah yakni kerajaan jin milik ratu pantai selatan.

Suasana kerajaan ghaib saat itu kaget dan heboh atas kedatangan manusia. Bergegas para prajurit langsung menangkap Nyimas Dewi Anggrati dan membawanya menghadap sang ratu, yakni Nyi Roro Kidul sang penguasa laut selatan.

Dihadapan sang ratu, ia ditanya apa maksud kedatanganya di kerajaan jin miliknya. Nyimas Dewi Anggrati pun sepatah demi sepatah kata menceritakan atas apa yang ia alami.

Sang Ratu pun terdiam sejenak dan merasa iba mendengar cerita tersebut yang kemudian mengangkat Nyimas Dewi Anggrati menjadi anaknya dan diberilah ia nama Nyi Blorong serta diberikan kesaktian siluman ular.

Setelah di beri nama Nyi Blorong, sang Ratu mengutusnya untuk ikut berperang dan sang Ratu terkejut jika ternyata pandai berperang.

"Saya kira kamu gadis biasa, ternyata kamu pandai juga berperang. Mulai hari ini kamu saya angkat menjadi seorang panglima yang memimpin batalion dalam satuan prajurit yang dimiliki kerajaan ghaib laut selatan,"ucap Nyiroro Kidul kepada Nyi Blorong kala itu.

Waktu demi waktu Nyi Blorong terus menang saat memimpin perang hingga akhrinya Nyiroro Kidul mengangkatnya menjadi panglima tertinggi  dalam menjaga dan mempertahankan keraton kerajaan Pantai Selatan.

Setelah mendapat kepercayaan dari sang ratu, Nyi Blorong terus bertapa untuk menambah kesaktianya agar selalu bisa menakhlukan lawan-lawanya. Setiap malam bulan purnama , Nyi Blorong terus melakukan ritual untuk memperdalam ilmu. Bahkan saat malam bulan purnama kesaktian serta kecantikanya mencpai pada titik puncaknya.

Nyi Blorong pun berubah semakin cantik dengan mengenakan kebaya hijau dan melingkar pada tubuhnya yang putih bersih dan sempurna. Namun kecantikan tersebut tidak bertahan lama, saat bulan purnama mulai mengecil, maka ia kembali berubah wujud menjadi ular raksasa yang sangat mengerikan.

Waktu terus berjalan hingga ratusan tahun Nyi Blorong memegang kekuasaan yang di berikan oleh sang ratu. Tanpa di duga, watak jahatnyapun kembali muncul, di sela ia menjadi seorang panglima perang, Nyi Blorong mulai mengganggu menyesatkan manusia dengan cara memberikan kekayaan melalui jalan pesugihan.

Cara memberikanya, Nyi Blorong mendatangi manusia yang memujanya untuk meminta pesugihan. Dalam kunjunganya, Nyi Blorong berwujud sebagai wanita cantik dan menerapkan sebuah syarat bagi manusia yang memujanya untuk memohon kekayaan. Syarat itu adalah, bagi manusia yang ingin kaya haruslah berhubungan badan denganya layaknya suami istri.

Setelah puas bercumbu dengan manusia, Nyi Blorongpun pergi dengan meninggalkan beberapa keping emas yang tak lain adalah sisiknya.  Selain itu manusia yang memujanya nantinya setelah masa perjanjian habis maka manusia tersebut juga harus mengabdi kepadanya. Demikian sekilas kisah yang dihimpun tim TM dengan maksud hanya sebagai hiburan semata dan tidak ada maksud dan tujuan tertentu. Jika ada salah dalam penulisan kami redaksi TM mohon kritik dan saran dari pembaca, Salam.

Penulis:  Wahyu Widodo

No comments

Powered by Blogger.