Header Ads

Waduh, Mengaku Mendapat 'Impen', Makam Yang di Klaim Makam Rono Sentiko di Pindah

Makam yang di klaim makam Rono Sentiko.

TM, Mitos - Kyai / Raden  Rono Sentiko sosok anggota laskar Pangeran Diponegoro, sekitar tahun  1918 lalu ditugaskan ke Salatiga untuk memata - matai pergerakan pasukan Belanda. Pasalnya pada zaman itu,  Salatiga menjadi basis sarang militer pemerintahan kolonial.

Saat itu Kyai Rono Sentiko tinggal di kampung Bancakan dan membangun Masjid Al- Atiiq seusai peperangannya dengan Belanda, yang selanjutnya beliau wafat dan di makamkan di Dukuh Prampelan, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo Salatiga.

Dan hingga saat ini makam Raden/Kyai Rono Sentiko pun masih ramai di kunjungi para peziarah.

Ditempat terpisah dari penelusuran TM akhir-akhir ini ramai diperbincangkan jika tiba-tiba ada sosok yang mengaku spiritual mengeklaim/meyakini ada makam Rono Sentiko ditempat lain, yakni di Seredan, Pule , Kecamatan Simo , Kabupaten Semarang, namun pada Tanggal 13 Januari 2019 lalu, Makam  Rono Sentiko di pindah kepindah  Dusun Njaten  Kelurahan Muncar Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang. Atas klaim dan pemimdahan makam tersebutpun hingga saat ini banyak di perbincangkan dan menyisakan pertanyaan di berbagai kalangan.

Sementara itu menurut keterangan Ngatirin (45) singkat cerita mengunkapkan,  Raden Rono Sentiko adalah putra raja Solo, sebelum kejayaan Surakarta. Saat itu Raden Rono Sentiko hijrah ke Dusun Njaten, Muncar.

"Pada waktu itu Raden Rono Sentiko selalu hijrah kemana saja hingga akhirnya beliau meninggal dunia di Dusun Njaten,"kata Ngaririn kepada TM.

Ketika ditanya atas dasar apa memindah dan mengklaim jika makam tersebut adalah makam Raden Rono Sentiko, Ngatirin mengungkapkan, jika katanya mengetahui dan meyakini bahwa makam tersebut adalah makam  Raden Rono Sentiko melalui  mimpi.

"Diketahui melalui mimpi mas, tapi untuk kenyataannya bener atau hoax kita semua belum tau, dan makam Raden Rono Sentiko dulunya di Seredan,Pule , Kecamatan Siimo lalu di pindah kesini,"jelasnya.

Atas informasi yang di himpun, TM akan melakukan investigasi lebih dalam guna mengungkap kebenaran makam yang di pindah tersebut.  Pasalnya hingga saat ini, seperti kita ketahui berdasarkan sejarah dan disertai bukti, bahwa makam Kyai/Raden Rono Sentiko berada di daerah Salatiga. Untuk mengetahui kebenaranya tim TM akan koordinasi dengan para pihak, guna mengungkap kebenaranya agar jelas sehingga mencegah adanya pembohongan publik, lantaran terkait alasan pemindahan dan klaim makam tersebut tidak disertai dasar yang jelas. (Supri)

Editor : Wahyu Widodo

No comments

Powered by Blogger.